Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Pelatihan Pembina dan Penggerak Masyarakat

Ibu Qanita sedang menyampaikan materi
Pada hari Sabtu-Minggu, 9-10 Mei 2015 bertempat di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pembina dan Penggerak Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nurul Fikri (NF) Zakat Center, didukung oleh Zakat Kita (Pangkalan Bun) dan HPAI Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pembekalan kepada para penggerak masyarakat yang berasal dari Pangkalan Bun sampai ke Puruk Cahu tentang bagaimana melakukan pembinaan terhadap masyarakat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini