Kunci Tadabbur: Cara Membaca Al-Qur’an dengan Lebih Dalam dan Mengena

Gambar
  Banyak dari kita rajin membaca Al-Qur’an, tetapi kadang merasa “belum tersentuh” atau sulit menangkap pesan yang benar-benar mengubah diri. Buku kecil Keys to Tadabbur: How to Reflect Deeply on the Qur’an mengingatkan: Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk dilafalkan, tetapi untuk direnungkan (tadabbur) agar menjadi pengingat dan penuntun hidup.  Tadabbur bukan kegiatan “khusus ustaz”. Justru, orang awam tetap bisa melakukan refleksi, muhasabah, dan “terbangun” hatinya melalui Al-Qur’an—dan kita tidak boleh tertipu bisikan yang membuat kita menjauh dari tadabbur.  Berikut rangkuman kunci-kunci tadabbur yang praktis, mudah diikuti, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari. 1) Mulai dari “membersihkan wadah”: detoks hati Penulis menekankan bahwa “wadah” Al-Qur’an adalah hati. Jika hati dipenuhi dosa, kesombongan, atau dorongan hawa nafsu yang tak terkendali, pesan Al-Qur’an jadi sulit masuk dan “menetap”. Ibarat cermin berkarat: gambar yang dipantulkan tidak akan jelas. ...

Peringatan Isra' Mi'raj Bersama Ustadz Cepot

Ustadz Ahmad Ikhsan sedang menyampaikan materi (Courtesy of Fitri Ningrum Intani)
Pada hari Senin, 11 Mei 2015 bertempat di Lapangan Bukit Ngalangkang, Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj 1436 H. Ceramah disampaikan oleh Ustadz Ahmad Ikhsan (Ustadz Cepot). Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat yang datang dari berbagai penjuru.

dr. Fitri Ningrum Intani (petugas medis PHBI) menyimpulkan ceramah beliau sebagai berikut:

"Mensyukuri apa yang Allah berikan. Bersyukur dengan menjalankan kewajiban shalat."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas