Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

"Night to Remember" di Puskesmas Melati

Tausiyah Ramadhan Puskesmas Melati (Courtesy of Tonun Irawaty)
Dalam rangka meningkatkan relijiusitas staf Puskesmas Melati, dr. Tonun Irawaty, pimpinan puskesmas, menyelenggarakan kegiatan Tausiyah Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah dinas yang terletak di samping Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum'at, 26 Juni 2015.  Kegiatan ini diikuti oleh staf puskesmas induk, perwakilan puskesmas pembantu dan pos kesehatan desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Melati.

Topik tausiyah kali ini adalah "Night to Remember". Materi ini bercerita tentang kisah Nabi Musa AS yang termuat dalam surat Thaha. Setelah disampaikan materi ada tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Setelah mendapatkan tausiyah, staf puskesmas kembali ke tempat kerja masing-masing.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"