Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Spesialis THT-KL Penyuluhan di Radio Siaran Pemerintah Daerah

dr. Hesti Setiyarini, Sp.THT-KL
Pada hari Kamis, 18 Juni 2015 merupakan giliran dari dr. Hesti Setiyarini, spesialis THT-KL untuk memberikan penyuluhan di Radio Siaran Pemerintah Daerah 91.4 FM yang terletak di Jalan D.I. Panjaitan No. 318 Kuala Kapuas. Dalam penyuluhan ini beliau menyampaikan materi "Amandel". Banyak pemirsa yang mengajukan pertanyaan baik secara langsung maupun melalui SMS.

Bagi warga masyarakat yang ingin mendengarkan penyuluhan kesehatan dari para dokter dapat menyimak Radio Siaran Pemerintah Daerah 91,4 FM setiap hari Kamis dari pukul 08.00 - 09.00 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"