Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Buka Puasa di Panti Asuhan

Direktur RSUD (memegang mikrofon) memberikan sambutan
Pada hari Minggu, 12 Juli 2015 bertempat di Panti Asuhan Budi Sejahtera dilaksanakan kegiatan buka puasa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Tausiyah disampaikaan oleh Guru Parhani. Menurut Guru Aspihani, pengasuh panti asuhan, jumlah anak asuh sebanyak 29 orang dan masih menerima tambahan anak asuh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)