Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

dr. Tonun Irawaty - Dokter Teladan Peringkat Dua Provinsi Kalimantan Tengah

dr. Tonun Irawaty (tengah) bersama para teladan lainnya (Courtesy of Tonun Irawaty)
Pada tanggal 17 Agustus 2015, dr. Tonun Irawaty, pimpinan Puskesmas Melati mendapat kehormatan diundang untuk menghadiri acara 17 Agustus 2015 di Palangka Raya. Beliau berhasil meraih peringkat kedua Dokter Teladan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Seluruh teladan tingkat provinsi mendapat kehormatan untuk mengikuti resepsi di Istana Isen Mulang.
Penyerahan laptop oleh dr. Suprasetya Budi (kiri) (Courtesy of Tonun Irawaty)
Sebagai penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, beliau mendapatkan hadiah berupa Laptop. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Suprasetya Budi.
Selfie bersama teman-teman teladan (Courtesy of Tonun Irawaty)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"