Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Halal bi halal gabungan 2015

Pada hari Kamis, 13 Agustus 2015 bertempat di lapangan Bukit Ngalangkang diselenggarakan Halal bi halal TNI, Polri, PNS, organisasi dan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Acara ini diawali dengan sajian dari tim qasidah, Risti dan paduan suara PKK Kabupaten Kapuas yang dipimpin oleh Ibu Ari Egahny S. Bahat.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz H. Irfan Yusuf, S. Ag (Ustadz Rahul) dari Medan. Beliau menyampaikan riwayat kata-kata Minal Aidzin wal Faidzin yaitu kata-kata yang diucapkan ketika para suami bertemu dengan istri mereka setelah Perang Badr.

Beliau menyampaikan bahwa tujuan Ramadhan adalah takwa - menahan diri, memunculkan kesabaran. Puasa juga melatih kita untuk ikhlas. Ibadah lain (shalat, zakat, haji) mudah untuk ria.

Beliau mengajak kita untuk bisa menjaga ibadah setelah Ramadhan. Beliau mengajak agar Qur'an tetap dibaca setelah Ramadhan. Beliau menyesalkan siaran televisi yang hanya memanfaatkan kaum Muslimin untuk kebesaran mereka.

Beliau salut kepada Kapuas yang bisa mempertahankan kerukunan umat beragama. Siapa yang menghormati kafir dzimmi sama dengan menghormati Rasulullah. Beliau mengajak kita untuk menjadi lebah yang memakan yang baik, tidak suka merusak dan beramal baik



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)