Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Jama'ah usul agar langgar di Bandara Soekarno Hatta diperbesar

Shalat Subuh di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta
Setelah selesai shalat Subuh di Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta pada hari Senin, 10 Agustus 2015 salah seorang jama'ah berkata bahwa seharusnya langgar ini diperbesar sehingga bisa menampung lebih banyak orang. Memang langgar di Bandara Soekarno Hatta tersebar di semua Gate. Untuk langgar yang kami tempati ini hanya bisa menampung 12 orang saja sekali shalat. Jadi setelah shalat, jama'ah langsung keluar untuk memberi giliran kepada jama'ah shalat berikutnya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)