Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Rapat Evaluasi Semester Genap Akper Pemkab Kapuas 2015

Pada hari Kamis, 20 Agustus 2015 bertempat di ruang kuliah Akper Pemkab Kapuas dilaksanakan rapat evaluasi semester genap.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen Akper, para dosen serta para pendamping klinis di rumah sakit dan puskesmas.

Menurut Bapak Gandi, Pembantu Direktur I Bidang Akademik, Akper seharusnya bisa lepas dari Dinas Kesehatan dan menjadi unit tersendiri. Untuk merealisasikan hal tersebut perlu peraturan daerah khusus. Saat ini Akper Kapuas sudah menerapkan kurikulum 2014.

Untuk meraih akreditasi diperlukan bantuan dari pemerintah daerah. Bila
Akper tidak terakreditasi maka tidak diijinkan untuk menerima mahasiswa baru, tinggal menghabiskan mahasiswa yang ada.

Untuk Yudisium I, ada 80 orang yang lulus, masih ada 10 orang lagi yang harus menyelesaikan proses pendidikan. Yang lulus bisa mengikuti ujian kompetensi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)