Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Belajar Islam melalui Islamic Online University

Logo Islamic Online University
Pada tahun 2007 yang lalu Islamic Online University memulai Bachelor of Arts in Islamic Studies (BAIS) secara gratis. Kuliahnya dilengkapi dengan rekaman suara, video dan buku yang referensi berupa buku elektronik.

Dengan berjalannya waktu, fasilitas yang dimiliki oleh universitas ini makin lengkap. Mereka sudah bisa melakukan kuliah secara langsung dengan menggunakan WizIQ. Para mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kuliah online tersebut. Namun sayangnya kuliah-kuliah tersebut diselenggarakan pada malam hari waktu Qatar yang selisihnya empat jam dengan Indonesia.

Para mahasiswa mendapatkan fasilitas email gratis dari Microsoft dan bisa mendapatkan simpanan di OneDrive sebanyak 1 GB. Selain itu setiap mahasiswa juga mendapatkan keringanan sebanyak 50% untuk mengakses Dar-us-Salam Islamic eBook Library.

Untuk mata pelajaran Tajwid, dosennya menyediakan beberapa alokasi waktu bagi mahasiswa untuk mengecek bacaan mereka melalui WizIQ.

Peminat dari Indonesia sangat minim mengingat bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris. Untuk ujian pun mereka memberikan beberapa alternatif di Indonesia. Untuk yang tidak punya tempat ujian, bisa mengusulkan masjid, sekolah Islam atan kampus Islam sebagai tempat ujian. Lagi-lagi kendalanya untuk daerah kita adalah kecepatan internet. Karena ujian akan dilaksanakan melalui internet.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas