BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Belajar Islam melalui Islamic Online University

Logo Islamic Online University
Pada tahun 2007 yang lalu Islamic Online University memulai Bachelor of Arts in Islamic Studies (BAIS) secara gratis. Kuliahnya dilengkapi dengan rekaman suara, video dan buku yang referensi berupa buku elektronik.

Dengan berjalannya waktu, fasilitas yang dimiliki oleh universitas ini makin lengkap. Mereka sudah bisa melakukan kuliah secara langsung dengan menggunakan WizIQ. Para mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti kuliah online tersebut. Namun sayangnya kuliah-kuliah tersebut diselenggarakan pada malam hari waktu Qatar yang selisihnya empat jam dengan Indonesia.

Para mahasiswa mendapatkan fasilitas email gratis dari Microsoft dan bisa mendapatkan simpanan di OneDrive sebanyak 1 GB. Selain itu setiap mahasiswa juga mendapatkan keringanan sebanyak 50% untuk mengakses Dar-us-Salam Islamic eBook Library.

Untuk mata pelajaran Tajwid, dosennya menyediakan beberapa alokasi waktu bagi mahasiswa untuk mengecek bacaan mereka melalui WizIQ.

Peminat dari Indonesia sangat minim mengingat bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris. Untuk ujian pun mereka memberikan beberapa alternatif di Indonesia. Untuk yang tidak punya tempat ujian, bisa mengusulkan masjid, sekolah Islam atan kampus Islam sebagai tempat ujian. Lagi-lagi kendalanya untuk daerah kita adalah kecepatan internet. Karena ujian akan dilaksanakan melalui internet.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)