Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Giatkan Shalat Malam - Ustadz Muhammad Nurani

Dalam kultum yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Nurani di Mushola Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, beliau mengajak para jama'ah untuk rajin mengerjakan shalat malam. Beliau mengajak agar tidur lebih awal di malam hari sehingga mudah untuk bangun pada sepertiga malam terakhir. Beliau juga mencontohkan bagaimana di Jeddah, apabila istri tidak bisa membangunkan suami untuk shalat malam, maka suaminya akan diberi uang untuk menikah lagi dengan wanita yang bisa membangunkannya untuk shalat malam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)