Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Jajak Pendapat Cagub dan Cawagub Kalteng Mulai Diminati

Hasil jajak pendapat hari ke-5
Sejak 5 hari yang lalu Informasi Kapuas membuat jajak pendapat Siapa pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilihan anda? Jajak pendapat ini menggunakan aplikasi yang ada di Facebook. Jajak pendapat ini diiklankan melalui Facebook dengan tujuan masyarakat Kalimantan Tengah. Iklan tersebut akan mengarahkan pada pengguna Facebook pada halaman di Informasi Kapuas. Menurut dari data statistik yang berhasil dikumpulkan oleh aplikasi ini didapatkan data sampai tanggal 11 Oktober 2015 sebagai berikut:
  • 444 pengunjung
  • 147 orang yang memilih
  • 16 orang membagikan halaman ini di status mereka
  • Sumber pemilih:
    • 58% dari situs Informasi Kapuas
    • 35% dari tautan yang dibagikan langsung
    • 7% dari "timeline" teman
  • 29% berasal dari pengguna telepon cerdas


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)