Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (AROAROI - ARUT)

AROAROI, s. maroi
AROI, nama laki-laki; (besar, luas)
AROK, terpasang, diisi secara permanen. Paham aroke, batisa isut, terpasang dengan kuat (misalnya kayu ditancapkan ke tanah), ada bagiannya yang tersisas sedikit diatas - Has besäi aroarok kudjang, wohlan, rudert als einsteckend kudjang, (eine Pflanze, welche beim Pflanzen sehr tief eingesteckt wird; also: steckt die Ruder tief ein, rudert tüchtig.) - Marok, harok dengan, memasang, mengisi. Marok lengä hong lowang, masukkan tangan anda dalam lubang. Haaroarok, sering dimasukkan. - Taraarok, dapat dimasukkan (kann sich sowohl auf das Loch als die Hand beziehn.) - Parok, terlibat, tidak sengaja dimasukkan ke dalam sesuatu. Paingku parok lowang, kakiku terperosok ke dalam lubang. - Paarok, pamarok, seperti dimasukkan.
ARUT, sebuah gambar yang diambil dari papan perahu yang berbeda (bagian luar dari batang pohon: jukung.) Jenis-jenis lain lihat: bagiwas, basäian, kalulus, pangku, talamba. - Harut, memiliki perahu, mengendarai perahu. - Bakarut, pergi dengan perahu sendiri (tidak bersama dengan yang lain.) Aku halisang haiak Timbong, tapi aku bakarut, Aku pergi dengan Timbong bersama-sama untuk melakukan perjalanan, tapi aku di perahu saya sendiri.


Sumber: 
Hardeland, A. (1859) Dajacksch-Deutsches Wörterbuch, Amsterdam: Frederik Muller Amsterdam (on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap)
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini