Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Akidah Syi'ah Tentang Orisinalitas Al Qur'an


Oleh: Ustadz Suriani Jiddy, Lc

Banyak orang yang tertarik pada Syi'ah karena:
  • Tidak banyak orang yang mengetahui kesesatan Syi'ah
  • Tidak banyak orang Islam yang mengetahui akidah Islam yang benar

Setiap Jum'at sore ada kajian akidah di Masjid Ar-Rahman. Selain belajar akidah, kita juga perlu tahu berbagai aliran yang menyimpang. Dulu waktu kuliah ada mata kuliah aliran-aliran sesat / menyimpang.

Materi diambil dari Buku Panduan MUI: Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia dan Majalah Al Furqon -  Tikaman Syi'ah Terhadap Agama Islam; An-Najah – Indonesia diambang revolusi Syi'ah.

3 tema yang dijelaskan:
  • Tentang Qur'an
  • Tentang Sahabat
  • Tentang Wilayah

Perkembangan kelompok Syi'ah di Indonesia dan metode penyebarannya.
3 generasi :

Generasi pertama, sebelum meletus revolusi Iran tahun 1979, Syi'ah sudah ada di Indonesia, baik Imamiyah, Zaidiyah maupun Isma'iliyah. Mereka menyimpan keyakinan itu untuk diri mereka sendiri dan untuk keluarga yang sangat terbatas.

Generasi kedua, didominasi oleh kalangan intelektual, kebanyakan berasal dari perguruan tinggi. Tertarik pada Syi'ah, sebagai alternative pemikiran Islam. Mereka lebih tertarik kepada pemikiran Syi'ah daripada ritus-ritus fiqihnya.

Generasi ketiga, kelompok ini mulai mempelajari fikih Syi'ah, terutama oleh lulusan Qum di Iran. Bukan lagi sekedar pemikiran, mereka cenderung berkonflik dengan kelompok lain; bersemangat misionaris yang tinggi dalam menyebarkan ajaran; dimensi intelektual sangat rendah, karena sibuk pada fikih.

Skema gerakan politik Syi'ah Indonesia
  • Visi: negara Islam Syi'ah Indonesia.
  • Gerakan pendidikan: mendirikan lembaga pendidikan dan kursus.
  • Gerakan kultural keagamaan: mendirikan majelis ta'lim, dll.

Dalam majalah An-Najah ada Mimpi Negara Syi'ah Indonesia.

Menurut seorang ulama Syi'ah: al-Mufid dalam kitab Awail al-Muqalat; menyatakan bahwa Al-Qur'an yang ada saat ini tidak orisinil. Al-Qur'an sekarang sudah mengalami distorsi, penambahan dan pengurangan.

Semua imam Syi'ah menyatakan adanya tahrif (perubahan) Al-Qur'an kecuali pendapat: Murtadha, al-Shaduq dan al-Thabarsi yang berpendapat bahwa tidak ada tahrif.

Menurut orang Syi'ah, Jibril menyampaikan Qur'an kepada Rasulullah. Rasulullah menyampaikan tafsirnya kepada Ali.

Menurut para ahli hadits Syi'ah, Qur'an sekarang tidak ada yang benar. Mereka memiliki Mushaf Fathimah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini