BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Pertemuan Jaringan Eksternal DOTS

Pada hari Kamis, 5 November 2015 bertempat di aula Rumah Sakit dilaksanakan kegiatan Pertemuan Jaringan Eksternal DOTS. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dihadiri oleh  Kasi P2 dan Wasor TB Kab. Kapuas. Pertemuan ini mengundang  berbagai pihak terkait seperti dokter, perawat dan bidan praktek swasta, dan juga tim DOTs RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo.

Latar belakang pertemuan ini adalah;
1. Angka penemuan kasus TB masih rendah
2. Angka kesemnuhan masih rendah.
3. Sudah ada penderita TB kebal obat
4. Pihak eksternal berpotensi untuk menemukan penderita baru

Narasumber adalah dr. Tri Setyautami MPHM (Dinkes Kab. Kapuas), Ibu Lilik dan Ibu Nur (Dinkes Prov Kalteng), dan dr. Gusti Hariadi, SpPD (internist RSUD dr. Soemarno S)

Sebagian dokter praktek swasta di Kapuas sudah mendapatkan pelatihan TB.
30% pasien TB ditemukan di rumah sakit. Error rate pemeriksaan sputum di RS masih bagus, kurang dari 5%. Inisiatif pemeriksaan TB-MDR sudah dilakukan oleh Puskesmas Anjir Serapat, Puskesmas Selat, Puskesmas Pujon, dan RSUD.
Dalam pertemuan ini dijelaskan situasi TB Kab Kapuas terkini, situasi TB MDR di Kab Kapuas, jejaring layanan TB internal dan eksternal, peran dari dokter praktek mandiri yang bersertifikat layanan TB, mantri praktek, dan apotek, INH Profilaksis, dan bahaya pemakaian antibiotika irrasional termasuk OAT.  Dari diskusi dengan jejaring eksternal tampak bahwa ada yang sudah dan belum mengerti perannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)