Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Pertemuan Evaluasi Yankestradkom 2015

Pembukaan pertemuan evaluasi Yankestradkom
Pada tanggal 10-13 Desember 2015 bertempat di Hotel Best Western Bogor Icon, Bogor, Jawa Barat, dilaksanakan kegiatan Pertemuan Evaluasi dan Pengembangan Program Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer Direktorat Jendral Bina Gizi dan KIA Tahun Anggaran 2015. Kegiatan ini diikuti oleh 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan Rumah Sakit dari seluruh Indonesia.

Dirjen Bina Gizi dan KIA, dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengharapkan agar rumah sakit dapat melakukan pengembangan pelayanan kesehatan alternatif. Kita diharapkan untuk bisa berinovasi dengan pelayanan kesehatan yang sudah ada. Saat kita berada diarus utama kita diharapkan bisa lebih dari sekedar pressure, puncture dan herbal. Kita harus kuat dalam jejaring.

Kemenkes akan tetap menjadikan Yankestradkom sebagai kegiatan populer yang dibiayai oleh pusat. Peserta diharapkan dapat menyederhanakan menu yang ada di pusat dan fleksibilitas dalam penyerapan anggaran. Kedepan rumah sakit akan berada dibawah Dinas Kesehatan.
Meskipun struktur akan berubah tapi orang tidak akan cepat berubah. Harus ada peta jalan sampai 2019 dalam konteks negara, kementerian, dinas dan rumah sakit.

Dana DAK dan Dekon sudah selesai pengalokasiannya, namun petunjuk teknis belum selesai. Masih ada kesempatan untuk melakukan penyempurnaan. Respon dari para pengelola menjadi faktor penentu dalam pengalokasian anggaran.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas