DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Pertemuan Evaluasi Yankestradkom 2015

Pembukaan pertemuan evaluasi Yankestradkom
Pada tanggal 10-13 Desember 2015 bertempat di Hotel Best Western Bogor Icon, Bogor, Jawa Barat, dilaksanakan kegiatan Pertemuan Evaluasi dan Pengembangan Program Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer Direktorat Jendral Bina Gizi dan KIA Tahun Anggaran 2015. Kegiatan ini diikuti oleh 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan Rumah Sakit dari seluruh Indonesia.

Dirjen Bina Gizi dan KIA, dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengharapkan agar rumah sakit dapat melakukan pengembangan pelayanan kesehatan alternatif. Kita diharapkan untuk bisa berinovasi dengan pelayanan kesehatan yang sudah ada. Saat kita berada diarus utama kita diharapkan bisa lebih dari sekedar pressure, puncture dan herbal. Kita harus kuat dalam jejaring.

Kemenkes akan tetap menjadikan Yankestradkom sebagai kegiatan populer yang dibiayai oleh pusat. Peserta diharapkan dapat menyederhanakan menu yang ada di pusat dan fleksibilitas dalam penyerapan anggaran. Kedepan rumah sakit akan berada dibawah Dinas Kesehatan.
Meskipun struktur akan berubah tapi orang tidak akan cepat berubah. Harus ada peta jalan sampai 2019 dalam konteks negara, kementerian, dinas dan rumah sakit.

Dana DAK dan Dekon sudah selesai pengalokasiannya, namun petunjuk teknis belum selesai. Masih ada kesempatan untuk melakukan penyempurnaan. Respon dari para pengelola menjadi faktor penentu dalam pengalokasian anggaran.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)