MDMC dan Lazismu PDM Kapuas Resmi Luncurkan Layanan Ambulans Gratis

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Majelis Penanggulangan Bencana Kesehatan (MDMC) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas resmi meluncurkan layanan unit ambulans baru. Inisiatif ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap pemenuhan kebutuhan transportasi medis masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kondisi darurat atau membutuhkan mobilisasi ke fasilitas kesehatan. ​Kehadiran unit ambulans ini bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan di wilayah Kapuas dan sekitarnya. Dengan armada yang siap siaga, MDMC dan Lazismu berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga pasien, mengingat layanan ini difokuskan untuk membantu warga yang membutuhkan tanpa memberatkan dari segi biaya operasional yang tinggi. ​Pihak PDM Kapuas menyatakan bahwa pengelolaan ambulans ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Selain untuk mengantar pasien sakit, armada ini juga disiapkan untuk m...

Seminar HIVAIDS Pertama di Kabupaten Kapuas

dr. Tri Setyautami, MPHM sedang menyampaikan materi
Pada hari Selasa 1 Desember 2015 dilaksanakan Seminar HIV AIDS di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Kuala Kapuas yang diselengarakan oleh GOW (Gabungan Organisasi Wanita), bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kapuas, dan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kapuas. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Ibu ke-87 HUT ke-16 Dharma Wanita Persatuan dan Hari AIDS seDunia yang diperingati tiap 1 Desember. 

Seminar yang bertema "Mari Cegah dan Tanggulangi HIV/AIDS di Lingkungan Kita" ini merupakan pengejawantahan dari tema besar peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2015 yaitu "Saatnya Semua Bertindak, Perilaku Sehat Awal Pencegahan HIV/AIDS". 

Seminar ini dihadiri oleh 230 peserta yang keseluruhannya adalah kaum perempuan yakni dari Bhayangkari, Persit Candrakiran, Dharma Wanita, PKK, Muslimat NU, Aisiyah, Ikatan Bidan Indonesia dan organisasi wanita lainnya. 

Pemateri yaitu Dra Hj. Nor Afiati Muhajirin, MPd selaku Ketua GOW Kabupaten Kapuas, yang menyampaikan materi "Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan HIV AIDS", dan dr. Tri Setyautami, MPHM dari Komisi Penanggulangan AIDS dan Dinas Kesehatan yang menyampaikan materi "Mari Kenali HIV/AIDS".

Peserta sangat antusias dan mengajukan banyak pertanyaan. Bahkan ada yang menginginkan agar tes HIV bisa dilakukan massal seperti tes deteksi dini kanker IVA, ada yang bersedia menjadi pendamping / konselor bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang merasa terpuruk.

Video kesaksian ODHA Ny. Yurike Ferdinandus di acara Mata Najwa membuka mata para peserta bahwa kaum ibu (IRT) pun beresiko tertular HIV, dan menyadarkan bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap ODHA. 

Seminar ini adalah seminar pertama tentang sosialisasi Pencegahan HIV AIDS di Kabupaten Kapuas.  Peserta bersemangat mengikuti paparan, dan untuk setiap penanya disediakan hadiah kaos  menarik dari KPA Kapuas. Di akhir acara diadakan kuis dengan hadiah-hadiah menarik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas