Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

Seminar HIVAIDS Pertama di Kabupaten Kapuas

dr. Tri Setyautami, MPHM sedang menyampaikan materi
Pada hari Selasa 1 Desember 2015 dilaksanakan Seminar HIV AIDS di Gedung Wanita Lawang Kameloh, Kuala Kapuas yang diselengarakan oleh GOW (Gabungan Organisasi Wanita), bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kapuas, dan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kapuas. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Ibu ke-87 HUT ke-16 Dharma Wanita Persatuan dan Hari AIDS seDunia yang diperingati tiap 1 Desember. 

Seminar yang bertema "Mari Cegah dan Tanggulangi HIV/AIDS di Lingkungan Kita" ini merupakan pengejawantahan dari tema besar peringatan Hari AIDS Sedunia tahun 2015 yaitu "Saatnya Semua Bertindak, Perilaku Sehat Awal Pencegahan HIV/AIDS". 

Seminar ini dihadiri oleh 230 peserta yang keseluruhannya adalah kaum perempuan yakni dari Bhayangkari, Persit Candrakiran, Dharma Wanita, PKK, Muslimat NU, Aisiyah, Ikatan Bidan Indonesia dan organisasi wanita lainnya. 

Pemateri yaitu Dra Hj. Nor Afiati Muhajirin, MPd selaku Ketua GOW Kabupaten Kapuas, yang menyampaikan materi "Ketahanan Keluarga dalam Pencegahan HIV AIDS", dan dr. Tri Setyautami, MPHM dari Komisi Penanggulangan AIDS dan Dinas Kesehatan yang menyampaikan materi "Mari Kenali HIV/AIDS".

Peserta sangat antusias dan mengajukan banyak pertanyaan. Bahkan ada yang menginginkan agar tes HIV bisa dilakukan massal seperti tes deteksi dini kanker IVA, ada yang bersedia menjadi pendamping / konselor bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang merasa terpuruk.

Video kesaksian ODHA Ny. Yurike Ferdinandus di acara Mata Najwa membuka mata para peserta bahwa kaum ibu (IRT) pun beresiko tertular HIV, dan menyadarkan bahwa tidak boleh ada diskriminasi terhadap ODHA. 

Seminar ini adalah seminar pertama tentang sosialisasi Pencegahan HIV AIDS di Kabupaten Kapuas.  Peserta bersemangat mengikuti paparan, dan untuk setiap penanya disediakan hadiah kaos  menarik dari KPA Kapuas. Di akhir acara diadakan kuis dengan hadiah-hadiah menarik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas