Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Siswa yang ber-Imtaq dan ber-Iptek sebagai generasi penerus

Pada hari Kamis, 17 Desember 2015 bertempat di SMPN 3 Selat dilaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema "Generasi Muda Islam yang ber-Imtaq dan ber-Iptek Untuk Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Negeri". Ceramah Maulid difokuskan pada kajian surat Ali Imran, 3: 190-191 yang membahas tentang Ulul Albab, yaitu orang-orang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring. Mereka senantiasa memikirkan penciptaan langit dan bumi. Mereka adalah orang-orang yang mengakui bahwa tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia. Mereka berdo'a kepada Allah SWT agar diselamatkan dari api neraka.

Kegiatan diawali dan diakhiri dengan pembacaan syair Maulid Habsyi yang dibawakan oleh siswa-siswi SMPN 3 Selat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas