Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Meyakinkan Busui bahwa ASI cukup untuk 6 bulan

Diskusi kelompok bagaimana meyakinkan ibu bahwa ASI eksklusif cukup untuk bayi
- Makan ibu menyusui (busui) harus  bergizi, beragam, seimbang dan aman (B2SA)
- Testimoni ibu yang berhasil ASI eksklusif
- ASI makan terbaik bagi bayi
- Kualitas dan kuantitas ASI terjamin
- Makin sering menyusui, makin banyak ASI yang keluar
- Suami harus hadir saat kelas bumil / busui
- petugas kesehatan / kader mampu menjawab pertanyaan keragu-raguan dari ibu menyusui

Sumber: Perencanaan Partisipatif Kampanye Komunikasi Gizi Nasional Kabupaten Kapuas 2016

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas