Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pengunjung Citimall Membludak

Suasana di depan Citimall
Saat melewati Citimall pada hari Sabtu, 23 Januari 2016 sekitar pukul 20.20 WIB, banyak sekali motor dan mobil yang diparkir di pinggir jalan. Selain itu banyak sekali orang-orang yang berjalan menuju ke Citimall karena mereka memarkirkan kendaraan diluar area parkir Citimall. Hal ini mengingatkan admin akan kegiatan pasar malam di Lapangan Bukit Ngalangkang.

Di tempat parkir Citimall sendiri sudah banyak sekali mobil dan sepeda motor yang parkir di sana. Polisi sampai dikerahkan untuk mengatur lalu lintas. Mobil yang  melewati Citimall harus perlahan karena banyaknya orang yang lewat dan banyaknya kendaraan yang diparkir di pinggir jalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"