Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Rp 4.181 triliun kerugian dunia bila tidak menyusui

Nigel C Rollins, MD dan teman-teman menyimpulkan bahwa bila para ibu tidak menyusui bayinya dengan Air Susu Ibu (ASI) maka hal tersebut berhubungan dengan rendahnya kecerdasan dan kerugian ekonomi sebesar $302 milyar (setara dengan Rp 4.181 triliun) dari pendapatan nasional "gross" dunia. Menyusui memiliki manfaat kesehatan, ekonomi dan lingkungan jangka pendek dan jangka panjang bagi anak-anak, wanita dan masyarakat. Untuk merealisasikan manfaat ini, dukungan politik dan investasi keuangan diperlukan untuk melindungi, mempromosikan, dan mendukung kegiatan menyusui.

Sumber: Why invest, and what it will take to improve breastfeeding practices?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)