Dari Potongan Amplop Lama ke Harta Karun Digital: Menemukan Kembali “Endless Bliss” dari Turki

Gambar
  Senin, 16 Februari 2026, saya mengalami momen kecil yang terasa seperti “kejutan dari masa lalu”. Saat sedang membuka-buka email, istri saya datang membawa sepotong amplop lama. Di potongan amplop itu masih ada perangko dan—yang paling penting—alamat pengirimnya. Katanya, amplop itu ditemukan ketika beliau sedang membongkar barang-barang lama untuk dibereskan. Ternyata, potongan amplop itu berasal dari IHLAS VAKFI (sering juga ditulis Ihlas Vakfi ), dengan alamat: Darussefaka Ca. No: 57 P.K. 35, 34262-Fatih/ISTANBUL TEL: 0.212.523 45 56, TURKEY Saya langsung penasaran: ini alamat siapa, dan dulu saya pernah menerima apa dari sana? “Ini perusahaan alat rumah tangga?”—Ternyata bukan Karena penasaran, saya mencoba mencari alamat tersebut lewat Copilot. Jawaban awalnya cukup mengejutkan: Copilot menyebut alamat itu sebagai perusahaan yang bergerak di produksi dan distribusi peralatan rumah tangga. Tapi saya merasa ada yang tidak cocok. Lalu saya jelaskan bahwa alamat terse...

Rp 4.181 triliun kerugian dunia bila tidak menyusui

Nigel C Rollins, MD dan teman-teman menyimpulkan bahwa bila para ibu tidak menyusui bayinya dengan Air Susu Ibu (ASI) maka hal tersebut berhubungan dengan rendahnya kecerdasan dan kerugian ekonomi sebesar $302 milyar (setara dengan Rp 4.181 triliun) dari pendapatan nasional "gross" dunia. Menyusui memiliki manfaat kesehatan, ekonomi dan lingkungan jangka pendek dan jangka panjang bagi anak-anak, wanita dan masyarakat. Untuk merealisasikan manfaat ini, dukungan politik dan investasi keuangan diperlukan untuk melindungi, mempromosikan, dan mendukung kegiatan menyusui.

Sumber: Why invest, and what it will take to improve breastfeeding practices?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas