The Salahuddin Generation (Ep. 8): “Kemenangan yang Membuka Kembali Yerusalem”: Hattin, Akhlak, dan Masuknya Salahuddin ke Al-Aqsa

Gambar
Episode ini adalah titik balik. Setelah bertahun-tahun menahan pecahnya umat, menutup banyak front, dan membangun kekuatan, Salahuddin akhirnya memukul pasukan Salib pada Battle of Hattin —kemenangan yang bukan sekadar taktik militer, tetapi juga kemenangan karakter . Yang paling kuat dari episode 8 bukan hanya “Yerusalem direbut”, tetapi bagaimana ia direbut: dengan strategi matang, disiplin, dan akhlak yang memantulkan cahaya kenabian—sehingga kota suci itu kembali tanpa pembantaian. Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Pasukan Salib Terbesar Berkumpul: “Umpan” Berhasil Ditelan (00:00–02:54) Setelah Tiberias dikepung, pasukan Salib mengumpulkan kekuatan terbesar—disebut lebih dari 60.000 . Salahuddin melihat mereka keluar dari benteng dan berkata kurang lebih: “Berhasil. Mereka menelan umpan.” Kuncinya: Salahuddin memaksa musuh bertempur di tempat yang ia pilih , waktu yang ia tentukan , dan cara yang ia atur —itulah resep kemenangan. Ia membagi pasukan jadi tiga...

Para Guru Duduk Diatas Klotok

Umumnya para guru yang mengajar di daerah-daerah terpencil masih tinggal di Kota Kuala Kapuas. Mereka berangkat setiap hari ke sekolah tersebut dengan menggunakan klotok. Jadi pada pukul 06.00 WIB mereka sudah naik klotok untuk menuju sekolah tempat mereka mengajar. Bagi para guru laki-laki, duduk diatas klotok yang atapnya cukup lebar, lebih menyenangkan karena lapang pandang mereka lebih luas. Mereka yang naik klotok ini adalah para guru yang mengajar di sekolah-sekolah seperti Pulau Kupang dan Terusan Tengah yang berada di wilayah kecamatan Bataguh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas