The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

PMI Kapuas habiskan 7 juta untuk iklan

Statistik tampilan dan kunjungan ke situs PMI Kabupaten Kapuas
Sejak bulan Desember 2015 yang lalu PMI Kabupaten Kapuas mendapatkan bantuan dana dari Google Adwords sebanyak $329 per hari untuk iklan. Namun dalam waktu satu bulan PMI hanya dapat menghabiskan dana sebesar $552. Bila dilihat dari grafik diatas memang untuk tampilan tidak terlalu nampak kenaikan yang berarti, namun bila dilihat dari kunjungan dari bulan Desember 2015 sampai bulan Februari 2016 tampak adanya trend peningkatan kunjungan.

Dana iklan ini sengaja diberikan oleh Google Adwords bagi lembaga-lembaga non-profit dalam rangka untuk membantu kampanye yang sedang mereka lakukan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas