Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

PT. Graha Inti Jaya selenggarakan donor darah massal

Donor darah di kantor PT. Graha Inti Jaya (Courtesy of Sri Handayani)
Pada hari Rabu, 3 Februari 2016, PT. Graha Inti Jaya, salah satu Perusahaan Besar Sawit yang ada di Kabupaten Kapuas menyelenggarakan donor darah massal. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kapuas dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. PMI membantu penyediaan tempat tidur (meminjam dari BNPB Kapuas), sedangkan pihak UTD menyiapkan peralatan untuk donor darah dan servis donor. Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu di Kantor PT. Graha Inti Jaya dan pabrik yang ada di Desa Manusup serta di Lamunti. Semoga kegiatan yang direncanakan rutin setiap tiga bulan ini dapat berjalan dengan lancar.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"