Hubungan Kuat Bukan Soal Menghindari Konflik, Tapi Cara Memperbaikinya

Gambar
  Kapuas.info - Banyak orang berpikir bahwa hubungan yang baik adalah hubungan tanpa konflik. Namun penelitian psikolog terkenal John Gottman menunjukkan hal sebaliknya. Selama bertahun-tahun, Gottman mengundang pasangan-pasangan ke laboratoriumnya di University of Washington. Ia meminta mereka membicarakan masalah nyata yang sedang mereka hadapi. Sementara itu, timnya memantau ekspresi wajah, nada bicara, detak jantung, dan tingkat stres mereka. Hasilnya mengejutkan. Ternyata konflik itu sendiri bukan penyebab hubungan gagal. Semua pasangan pasti bertengkar. Yang membedakan hubungan yang bertahan dan yang gagal adalah kemampuan untuk memperbaiki situasi dengan cepat . Perbaikan ini bisa sangat sederhana: nada bicara yang lebih lembut, sedikit humor, atau pengakuan seperti "Maaf, tadi kata-kataku terlalu keras." Pelajaran untuk Kehidupan Sehari-hari Pola ini tidak hanya berlaku untuk pasangan suami-istri, tapi juga untuk hubungan kerja dan persahabatan. Saat mulai bek...

Murid SD harus tahu Geber PSN 4M Plus

Murid-murid SDN 3 Selat Hilir membershkan sampah
Pada hari Jumat 5 Maret 2016, 3 puskesmas yakni Puskesmas Selat, Melati, dan Pulau Telo serempak mengadakan Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk (GEBER PSN) 4 M Plus di wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini sudah dilakukan rutin setiap Jumat sejak Januari-Pebruari. Puskesmas mengajak lintas sektor terkait antara lain Camat dan unsur Tripika. Camat Selat pun sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh Lurah maupun Kades untuk serempak mengadakan gerakan ini rutin tiap Jumat. Instruksi ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Bupati Kapuas ttg GEBER PSN 4 M Plus dan Satu Rumah Satu Jumantik. Kecamatan Selat adalah kecamatan dengan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Kabupaten Kapuas.


Karena  Penanggulangan DBD ini masih terkesan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, maka Puskesmas-lah yang berinisiatif mengatur jadual (waktu dan tempat), mengajak lintas sektor untuk bersama-sama bergerak. Kadang kegiatan ini hanya diikuti oleh petugas kesehatan saja.

Pada hari Jumat 5 Maret tersebut, salah satu lokasi GEBER PSN adalah SDN 3 Selat Hilir (SD Diponegoro). Setelah kepala Puskesmas Selat dr. Agus Waluyo mohon ijin ke sekolah untuk mengumumkan ajakan GEBER PSN, barulah murid-murid SD keluar ikut membersihkan lingkungan.
Usia SD adalah usia yang tepat utk menanamkan kebiasaan baik seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Karena itu tepat sekali jika seluruh siswa diajari ttg GEBER PSN dalam bentuk aksi nyata. Agar sekolah mereka bersih, dan tidak menjadi sarang nyamuk.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas