Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Murid SD harus tahu Geber PSN 4M Plus

Murid-murid SDN 3 Selat Hilir membershkan sampah
Pada hari Jumat 5 Maret 2016, 3 puskesmas yakni Puskesmas Selat, Melati, dan Pulau Telo serempak mengadakan Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk (GEBER PSN) 4 M Plus di wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini sudah dilakukan rutin setiap Jumat sejak Januari-Pebruari. Puskesmas mengajak lintas sektor terkait antara lain Camat dan unsur Tripika. Camat Selat pun sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh Lurah maupun Kades untuk serempak mengadakan gerakan ini rutin tiap Jumat. Instruksi ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Bupati Kapuas ttg GEBER PSN 4 M Plus dan Satu Rumah Satu Jumantik. Kecamatan Selat adalah kecamatan dengan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi di Kabupaten Kapuas.


Karena  Penanggulangan DBD ini masih terkesan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, maka Puskesmas-lah yang berinisiatif mengatur jadual (waktu dan tempat), mengajak lintas sektor untuk bersama-sama bergerak. Kadang kegiatan ini hanya diikuti oleh petugas kesehatan saja.

Pada hari Jumat 5 Maret tersebut, salah satu lokasi GEBER PSN adalah SDN 3 Selat Hilir (SD Diponegoro). Setelah kepala Puskesmas Selat dr. Agus Waluyo mohon ijin ke sekolah untuk mengumumkan ajakan GEBER PSN, barulah murid-murid SD keluar ikut membersihkan lingkungan.
Usia SD adalah usia yang tepat utk menanamkan kebiasaan baik seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Karena itu tepat sekali jika seluruh siswa diajari ttg GEBER PSN dalam bentuk aksi nyata. Agar sekolah mereka bersih, dan tidak menjadi sarang nyamuk.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"