Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Door Prize Untuk Aksi Donor Darah Massal Bertambah

Bingkisan dari BRI

Sumbangan dari PLN
Sumbangan dari berbagai pihak

Sumbangan dari Telkom Indonesia dan Mandiri Syariah
Pada hari Rabu, 30 Maret 2016 yang lalu, PMI Kabupaten Kapuas kembali menerima sumbangan dari para donatur untuk memeriahkan kegiatan Aksi Donor Darah Massal. Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan pada hari Minggu, 3 April 2016 di GOR Panunjung Tarung, Kuala Kapuas. Sumbangan untuk kegiatan ini sudah diterima dari Bank Kalteng, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Telkom, PLN, dan PDAM. Sumbangan dari pihak-pihak lain masih ditunggu. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)