Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Operasi katarak gratis di RSUD

Mata yang katarak (Courtesy of Wikipedia)
Pada hari Rabu, 27 April 2016 bertempat di ruang operasi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan operasi katarak gratis bagi warga yang tidak mampu. Menurut keterangan dari sekretaris panitia operasi katarak, jumlah pasien yang sudah masuk ke kamar operasi sebanyak 28 orang. 

Pelaksanaan kegiatan katarak ini didanai oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dan RSUD dr. H. Soemarno Soroatmodjo Kuala Kapuas. Operatornya berasal dari Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami). 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"