Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Rapat koordinasi pemeriksaan kesehatan jemaah haji

Peserta rapat koordinasi pemeriksaan kesehatan jemaah haji
Pada hari Rabu, 27 April 2016 bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan rapat koordinasi pemeriksaan kesehatan jemaah haji. Rapat ini dihadiri oleh para pimpinan puskesmas yang memiliki jemaah haji, perwakilan rumah sakit, petugas dari kementerian agama, petugas dari kesehatan pelabuhan dan kabid serta staf dinas kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan jemaah haji merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji. Sayangnya permenkes ini bertentangan dengan peraturan menteri agama yang tidak mewajibkan pemeriksaan tahap pertama karena lamanya waktu tunggu.

Pihak kementerian agama menyampaikan bahwa sampai saat ini jumlah jemaah haji tahun 2016 adalah sebanyak 237 orang. Keberangkatan jemaah haji kloter pertama dari Kapuas akan berangkat pada tanggal 8 Agustus 2016, sedangkan kloter kedua akan berangkat tanggal 22 Agustus 2016. Saat ini waktu tunggu untuk berangkat haji dari Kabupaten Kapuas adalah 23 tahun. 

Untuk pengendalian penyakit tidak menular (hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, diabetes melitus, penyakit paru obstruktif kronik dan asma) pada jemaah haji, puskesmas disarankan memanfaatkan pos pembinaan terpadu (Posbindu).

Rapat ini menyepakati bahwa pemeriksaan kesehatan jemaah haji tahap kedua dilaksanakan di Puskesmas Selat, Puskesmas Melati dan Puskesmas Pulau Telo. Bila ada rujukan dikirim ke rumah sakit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas