Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman, DPK PPNI UPT Puskesmas Sei Tatas Kunjungi DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar

Gambar
Dewan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPK PPNI) Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan silaturahmi dan berbagi pengalaman dengan DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung di sebuah vila di kawasan wisata Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antaranggota profesi sekaligus bertukar informasi mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan profesi keperawatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPD PPNI Kabupaten Kapuas serta Ketua DPD PPNI Kabupaten Banjar, Muhammad Habibi, S.Kep., MPH. Kehadiran para pengurus dari kedua daerah semakin menambah semangat kebersamaan dan memperkuat komitmen untuk membangun organisasi profesi yang semakin maju, solid, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua DPK PPNI Rayon 1 Kabupaten Banjar, Riza Alfiannor, Amd.Kep., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh...

Evaluasi Target Peta Jalan Pengendalian Rokok 2015-2019 di Kapuas

  • Semua kabupaten dan kota memiliki dan menerapkan PERDA/kebijakan KTR dan melaksanakan law enforcement.
    • Kapuas mengupayakan tahun ini bisa mengeluarkan Perda ini
  • Terselenggaranya kampanye kesadaran bahaya rokok bagi kesehatan, kampanye tidak merokok di dalam rumah dan mobil pribadi.
    • Belum berjalan
  • Optimalisasi peran jaringan melalui komunikasi dan koordinasi secara berkala 
    • Belum berjalan
  • Terlaksananya sistim penghargaan.
    • Belum berjalan
  • Survei tahunan tingkat kepatuhan menerapkan kebijakan KTR.
    • Belum berjalan
  • Quit line berfungsi dan berjalan dengan baik.
    • Belum tersedia
  • 50% dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan milik Pemerintah dan pemerintah daerah memberikan pelayanan berhenti merokok terintegrasi dengan pengendalian penyakit
    • Sebagian puskesmas sudah mendapatkan pelatihan tentang bagaimana menangani pasien yang ingin berhenti merokok
  • Survei dan pemantauan berkala untuk mengidentifikasi tingkat kesakitan, disabilitas, dan kematian akibat konsumsi rokok.
    • Belum dilakukan
  • Prevalensi perokok rata-rata menurun sebesar 1% per tahun.
    • Belum ada survei
  • Prevalensi perokok pemula menurun sebesar 1% per tahun.
    • Belum ada survei
Sumber: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2013 tentang Peta Jalan Pengendalian Dampak Konsumsi Rokok Bagi Kesehatan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)