Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Exam Tourism

Sop buah di salah satu warung di Unlam
Bila selama ini kita mengenal istilah eco-tourism, medical tourism, maka perlu ada istilah baru yaitu exam tourism. Hal ini sempat terpikir oleh admin ketika mengetahui bahwa saat SBMPTN terjadi peningkatan yang luar biasa dalam hunian hotel. Hotel-hotel yang berada disekitar lokasi ujian sudah banyak yang penuh, terutama untuk kelas-kelas standar.

Tidak hanya hotel, tempat makan yang ada disekitar hotel itupun juga mendapat tamu-tamu yang tidak biasa. Meskipun hanya sehari, namun momen ini bisa menjadi satu dari sekian banyak momen yang masuk dalam kalender para pengusaha.

Keberadaan saudara atau keluarga dari peserta ujian di sekitar lokasi ujian sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menawarkan berbagai produk kepada mereka.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas