Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

PMI Kapuas gunakan dana iklan Google AdWords sebesar 28 juta rupiah

PMI Kabupaten Kapuas mendapatkan hibah dari Google untuk Lembaga Non Profit melalui TechSoup Asia. Salah satu hibahnya adalah PMI mendapatkan jatah iklan sebesar $329 (sekitar Rp 4.227.000) per hari. Untuk bulan April ini PMI Kabupaten Kapuas baru bisa menghabiskan dana iklan sebesar $2.229 (sekitar Rp 28.977.000), jadi baru sekitar seperlima dari dana yang disediakan.

Semua upaya optimalisasi AdWords sudah dilakukan, namun masalah utamanya adalah kurangnya artikel baru yang dimuat dalam situs www.pmikapuas.org sehingga masih sedikit yang berkunjung. Dana iklan yang besar tersebut sebenarnya disediakan agar lembaga non profit bisa menggalang dana dari masyarakat untuk membiayai kegiatan mereka.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"