Kunci Tadabbur: Cara Membaca Al-Qur’an dengan Lebih Dalam dan Mengena

Gambar
  Banyak dari kita rajin membaca Al-Qur’an, tetapi kadang merasa “belum tersentuh” atau sulit menangkap pesan yang benar-benar mengubah diri. Buku kecil Keys to Tadabbur: How to Reflect Deeply on the Qur’an mengingatkan: Al-Qur’an diturunkan bukan hanya untuk dilafalkan, tetapi untuk direnungkan (tadabbur) agar menjadi pengingat dan penuntun hidup.  Tadabbur bukan kegiatan “khusus ustaz”. Justru, orang awam tetap bisa melakukan refleksi, muhasabah, dan “terbangun” hatinya melalui Al-Qur’an—dan kita tidak boleh tertipu bisikan yang membuat kita menjauh dari tadabbur.  Berikut rangkuman kunci-kunci tadabbur yang praktis, mudah diikuti, dan relevan untuk kehidupan sehari-hari. 1) Mulai dari “membersihkan wadah”: detoks hati Penulis menekankan bahwa “wadah” Al-Qur’an adalah hati. Jika hati dipenuhi dosa, kesombongan, atau dorongan hawa nafsu yang tak terkendali, pesan Al-Qur’an jadi sulit masuk dan “menetap”. Ibarat cermin berkarat: gambar yang dipantulkan tidak akan jelas. ...

Berobat ke RSUD dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin

Instalasi Rawat Jalan
Pada hari Jum'at, 17 Juni 2016, admin berkesempatan untuk mengantarkan istri berobat ke RSUD dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin. Kami datang ke rumah sakit tersebut sekitar pukul 07.30 WITA.
Loket pendaftaran pasien baru
Ketika masuk ke Instalasi Rawat Jalan, istri langsung mendaftar ke loket yang ada di bagian kanan dari pintu masuk. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kartu pasien yang mirip dengan kartu ATM sudah selesai. Kemudian diminta ke loket BPJS Kesehatan yang tidak jauh dari tempat pendaftaran tersebut.
Loket BPJS Kesehatan
Tidak lama menunggu di loket BPJS Kesehatan, sudah dipanggil. Kemudian diminta untuk periksa tekanan darah di dekat loket pendaftaran tadi.
Periksa tekanan darah otomatis
 Setelah menunggu sebentar, kemudian istri diperiksa tekanan darahnya dengan alat pemeriksa tekanan darah otomatis. Dari alat tersebut keluar hasil cetak yang menunjukkan tekanan darah pasien.
Menunggu di depan poliklinik
 Setelah itu kami antri di depan poliklinik yang dituju yang lokasinya tidak jauh dari loket BPJS Kesehatan dan loket pendaftaran tadi. Petugas menerangan bahwa kami cukup menunggu saja, nanti namanya akan dipanggil ketika "status pasien" sudah diantar.
Wawancara singkat oleh perawat poliklinik
Tak lama kemudian, nama istri saya dipanggil oleh perawat. Kemudian dilakukan wawancara singkat tentang keluhan penyakitnya. Setelah itu kami diminta untuk menunggu panggilan untuk diperiksa oleh dokter.
Mushola Al-Anshar
Setelah menunggu giliran, akhirnya nama istri dipanggil masuk ke poliklinik untuk diperiksa oleh dokter. Setelah diperiksa oleh dokter, langsung dikasih resep untuk diambil di apotek rumah sakit.
Apotek rumah sakit
Kami berjalan menuju apotek yang terletak di bagian belakang rumah sakit. Dalam waktu kurang dari lima menit, nama istri sudah dipanggil. Kemudian dijelaskan bahwa ada obat yang tidak tersedia di rumah sakit. Disarankan untuk dibeli di apotek yang ada di depan rumah sakit.

Jadi mulai dari datang sampai mendapatkan obat, kami dilayani dalam waktu kurang dari dua jam. Waktu yang sangat efisien untuk pelayanan sebuah rumah sakit kelas B.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas