Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Keindahan ada disekeliling kita


Daun keladi
Ketika Allah mengatakan " Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. ..." (Q.S. Fussilat, 41: 53) maka setiap apapun yang kita lihat disekeliling kita adalah "ayat-ayat" Allah.
Tunas sebuah pohon
Ketika semua yang kita lihat adalah "ayat-ayat" Allah maka ketika kita melihatnya, maka kita akan merasa bahwa dibalik semua ini ada sebuah penciptaan yang luar biasa.
Bunga pohon sirsak
Setiap ciptaan Allah adalah entitas yang unik. Masing-masing memiliki desain yang luar biasa. Manusia banyak belajar dari desain yang Allah buat.
Bunga di pinggir jalan
Karena setiap ciptaan adalah unik, maka setiap kita melihatnya, hal tersebut akan membuat kita bisa memuji kebesaran Allah.
Bunga Mengkudu
Bila setiap makhluk selain manusia, senantiasa bertasbih kepada Allah, maka kita pun dengan melihat mereka, hendaknya tersadarkan untuk juga bertasbih kepada Allah.
Bunga di pinggir jalan
Setelah menyadari semua itu maka tidak sulit bagi kita untuk menikmati keindahan ciptaan Allah.
Bunga di pinggir jalan
Tidak perlu mengeluarkan biaya mahal kalau hanya ingin sekedar memuji keindahan ciptaan Allah.
Bunga di pinggir jalan
Cukup dengan menengok di sekeliling kita, maka kita akan melihat keindahan ciptaan Allah.
Bunga di pinggir jalan
Foto-foto diatas diambil mulai dari perjalanan sepulang dari langgar ke rumah yang jaraknya sekitar 200 meter.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)