Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

"Bener kata abi"

Bulan Ramadhan yang lalu, seorang anak perempuan bercerita pada abi (ayah) nya tentang pengalamannya mengurus "surat izin". Dia bilang bahwa setelah mendaftar dia diminta untuk mengikuti tes dengan menggunakan alat khusus. Ketika dia menjawab pertanyaan pada alat tersebut, nilainya tidak memenuhi syarat untuk lulus. Dia diminta datang lagi minggu depan untuk mengulang tes tersebut.

Dia bilang sama abinya. "Aye pikir mengurus 'surat izin' ini gampang saja, karena aye sudah dengar dari teman-teman bahwa mengurusnya cukup sehari saja". Abinya lalu bilang, "Mungin karena sekarang sedang bulan Ramadhan, petugasnya tidak mau melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan prosedur, mungkin nanti kalau Ramadhan berakhir, 'surat izin' itu bisa diurus dalam waktu sehari."

Minggu berikutnya anak perempuan tersebut kembali mengikuti tes ulangan itu. Dan dia lulus. Berikutnya dia harus harus melakukan tes praktek. Dalam tes praktek tersebut dia tidak lulus. Dia diminta lalu untuk datang seminggu lagi.

Minggu berikutnya anak perempuan tersebut datang lagi untuk mengikuti tes praktek. Kembali dia tidak lulus, dan diminta lagi untuk datang pada minggu berikutnya. Namun karena anak perempuan tersebut "pulang kampung" dan mengurus pendaftaran kuliahnya, dia tidak sempat mengikuti tes praktek pada minggu berikutnya.

Setelah Ramadhan berakhir, pada pertengahan bulan Syawal, anak perempuan ini kembali mengurus "surat izin" tersebut. Kali ini petugasnya "menawarkan bantuan" kalau ingin cepat mengurus "surat izin" tersebut. Setelah menerima tawaran tersebut, anak perempuan tersebut mengirim SMS kepada abinya, "Bener kata abi."


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas