Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Jalan ke Pelabuhan Laut Batanjung

Jembatan yang ada di Basarang
Saat melintasi Jalan Trans Kalimantan di Basarang, admin menyempatkan diri untuk mampir di jembatan yang menuju ke Batanjung. Saat mampir di warung dekat jembatan tersebut dan menanyakan kepada pemilik warung tentang sejauh mana jalan tersebut sudah dibuat, beliau tidak tahu. Akhirnya admin memutuskan untuk mencoba sejauh mana jalan tersebut sudah diselesaikan.
Badan jalan ke Pelabuhan Batanjung yang masih dikerjakan
Setelah melintasi jembatan yang ada di Basarang, admin menempuh jalan yang sejajar dengan Jalan Trans Kalimantan. Namun jalan tersebut masih belum jauh. Ketika sampai di perempatan, dimana disitu ada jembatan dan anjir, perjalanan tidak bisa dilanjutkan karena masih dikerjakan oleh alat berat (foto diatas). Sepulangnya dari perempatan tersebut, admin merekam perjalanan pulang dalam video berikut ini:



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)