Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Vocal Solo - Kapuas Benang Bintik Carnival Show 2016

Lomba vocal solo
Sejak hari Senin, 8 Agustus 2016 yang lalu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas menyelenggarakan Kapuas Benang Bintik Carnival Show 2016. Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya peragaan busana menggunakan benang bintik, lomba vocal group dan lomba vocal solo. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai dewasa, mulai dari aparat sipil negara sampai masyarakat umum.

Berikut ini adalah video-video dari lomba vocal solo:






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"