Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan HUT ke-71 RI di Yayasan Islam Al-Amin Kapuas

Pembina dan pengurus yayasan serta petugas upacara foto bareng (Courtesy of Agus Setiawan)
Tahun ini merupakan tahun yang istimewa bagi Yayasan Islam Al-Amin Kapuas. Tahun ajaran 2016/2017 ini, SMPIT pindah ke Sei Katambung, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas. Selain itu dengan tersedianya halaman yang cukup luas bagi para siswa, tahun ini pihak yayasan menyelenggarakan Peringatan HUT ke-71 RI dalam skala besar. Seluruh pembina, pengawas, pengurus dan perwakilan lembaga pendidikan yang ada di yayasan diundang untuk hadir dalam peringatan tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"