DPD PPNI Kabupaten Kapuas Go LMS Plataran Sehat

Gambar
  Sejak diberlakukannya UU Kesehatan No 17 Tahun 2023, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Kapuas, tidak dapat melaksanakan Seminar Keperawatan ber SKP, dikarenakan semua kewenangan organisasi diambil alih Kementerian Kesehatan. Tapi DPD PPNI Kabupaten Kapuas tidak patah semangat mengingat anggota PPNI Kabupaten Kapuas berjumlah 1035 yang tersebar di 17 Kecamatan,  Pada hari ini, Sabtu, 20 Juli 2024, DPD PPNI Kabupaten Kapuas bisa kembali melaksanakan Seminar Keperawatan ke 7 ber SKP Kementerian Kesehatan. Hal ini merupakan komitmen DPD PPNI Kabupaten Kapuas dalam memberikan pelayanan kepada anggota PPNI. Adapun seminar hari ini diikuti peserta 200 sesuai kuota yang diberikan LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan. Adapun materi seminar diantaranya : 1. Tips dan Trik  Mencapai SPM TB Dengan Mudah  di Puskesmas oleh Afriani Sintha, S.Kep,. Ners 2. Tatalaksana Pasien Hipertensi di Puskesmas oleh Muhammad Hipni, S.Kep., Ners 3. Peran Serta Per

Pit Stop Persiapan Akreditasi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Stan komunikasi efektif
Mulai tanggal 5-10 September 2016 bertempat di gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Pit Stop Persiapan Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menginformasikan hal-hal yang harus diketahui oleh seluruh staf rumah sakit mulai dari direktur sampai cleaning service.
Stan sasaran keselamatan pasien
Dalam pit stop ini ada delapan meja yang harus dilewati oleh peserta yaitu:

  1. Site marking (SKP)
  2. Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI)
  3. "Personal file" (KPS)
  4. Manajemen pengelolaan obat (MPO)
  5. Bantuan hidup dasar (BHD)
  6. Kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3 RS)
  7. Komunikasi efektif (MKI)
  8. Identifikasi pasien (SKP)

Stan "site marking"
Diawal pertemuan peserta diberikan presentasi mengenai hal-hal yang harus diketahui. Kemudian pada kunjungan ke stan-stan, para peserta ditanya mengenai apa-apa yang sudah dijelaskan tadi.
Stan pencegahan dan pengendalian infeksi
Petugas ada yang memberikan pertanyaan secara langsung. Ada juga pertanyaan yang harus diisi, kemudian dibicarakan bersama. Ada juga stan yang mengharuskan peserta untuk praktek seperti di PPI (praktek cuci tangan), BHD (praktek resusitasi jantung paru) dan K3 RS (praktek penggunaan Alat Pemadam Api Ringan - APAR).
Stan "personal file"
Setelah selesai di masing-masing stan, peserta akan diberikan stiker yang harus ditempel di kartu nama mereka, menunjukkan bahwa mereka sudah lulus di stan-stan tersebut.
Stan manajemen pengelolaan obat
Kegiatan ini dilaksanakan dua kali sehari, rombongan pagi dan sore. Pagi hari 50 orang peserta, sore 50 orang peserta.
Stan kesehatan dan keselamatan kerja
Setelah mendapatkan pengarahan, peserta dipersilahkan untuk menempati kursi-kursi yang kosong, sehingga mereka tidak perlu menunggu terlalu lama.
Stan bantuan hidup dasar
Masing-masing peserta memerlukan waktu kurang dari 30 menit untuk menyelesaikan seluruh stan diatas.
Praktek bantuan hidup dasar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan