Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Pit Stop Persiapan Akreditasi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Stan komunikasi efektif
Mulai tanggal 5-10 September 2016 bertempat di gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Pit Stop Persiapan Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menginformasikan hal-hal yang harus diketahui oleh seluruh staf rumah sakit mulai dari direktur sampai cleaning service.
Stan sasaran keselamatan pasien
Dalam pit stop ini ada delapan meja yang harus dilewati oleh peserta yaitu:

  1. Site marking (SKP)
  2. Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI)
  3. "Personal file" (KPS)
  4. Manajemen pengelolaan obat (MPO)
  5. Bantuan hidup dasar (BHD)
  6. Kesehatan dan keselamatan kerja rumah sakit (K3 RS)
  7. Komunikasi efektif (MKI)
  8. Identifikasi pasien (SKP)

Stan "site marking"
Diawal pertemuan peserta diberikan presentasi mengenai hal-hal yang harus diketahui. Kemudian pada kunjungan ke stan-stan, para peserta ditanya mengenai apa-apa yang sudah dijelaskan tadi.
Stan pencegahan dan pengendalian infeksi
Petugas ada yang memberikan pertanyaan secara langsung. Ada juga pertanyaan yang harus diisi, kemudian dibicarakan bersama. Ada juga stan yang mengharuskan peserta untuk praktek seperti di PPI (praktek cuci tangan), BHD (praktek resusitasi jantung paru) dan K3 RS (praktek penggunaan Alat Pemadam Api Ringan - APAR).
Stan "personal file"
Setelah selesai di masing-masing stan, peserta akan diberikan stiker yang harus ditempel di kartu nama mereka, menunjukkan bahwa mereka sudah lulus di stan-stan tersebut.
Stan manajemen pengelolaan obat
Kegiatan ini dilaksanakan dua kali sehari, rombongan pagi dan sore. Pagi hari 50 orang peserta, sore 50 orang peserta.
Stan kesehatan dan keselamatan kerja
Setelah mendapatkan pengarahan, peserta dipersilahkan untuk menempati kursi-kursi yang kosong, sehingga mereka tidak perlu menunggu terlalu lama.
Stan bantuan hidup dasar
Masing-masing peserta memerlukan waktu kurang dari 30 menit untuk menyelesaikan seluruh stan diatas.
Praktek bantuan hidup dasar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)