Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Hadirilah Seminar " Pengokohan Keluarga Indonesia Dalam Menghadapi Bahaya Penyakit Sosial"

Poster seminar Salimah
Dalam rangka Deklarasi Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kapuas, diselenggarakan kegiatan seminar "Pengokohan Keluarga Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Bahaya Penyakit Sosial." Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, pukul 08.00 - 11.10 WIB.

Pembicara pada seminar ini adalah Ir. H. Muhajirin, MP (Wakil Bupati Kapuas sekaligus ketua Badan Narkotika Kabupaten Kapuas) dan dr. Tri Setyautami, MPHM (Kepala Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas). 

Dengan kontribusi sebesar Rp 20.000, peserta akan mendapatkan sertifikat, snack dan door prize. Untuk pendaftaran dapat menghubungi:
  • Siti Suparti - 0858-4552-2893
  • Unung Warsriti - 0815-2152-9780
  • Cahyaning Tias - 0852-4992-7348


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"