Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Karyawan PT. Dwie Warna Karya dilatih Pertolongan Pertama

Para mandor kebun sawit sedang latihan Resusitasi Jantung Paru
Pada hari Selasa, 29 November 2016 bertempat di Sekolah Dasar PT. Dwie Warna Karya dilaksanakan pelatihan Pertolongan Pertama. Pelatihan ini diselenggarakan oleh pihak perusahaan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Kapuas dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas. Pelatihan ini diikuti oleh 17 orang karyawan dari PT. Dwie Warna Karya dan PT. Susantri Permai.
Materi K3 diberikan oleh Ibu Tri Lestari dari Disnakersos. Materi pertolongan pertama diberikan oleh Jum'atil Fajar. Praktek pertolongan pertama dilakukan oleh para relawan dan staf PMI yaitu Sri Handayani, Siti, Latifah dan Gunawan.

Praktek pertolongan pertama meliputi Resusitasi Jantung Paru, pembalutan luka, pemasangan bidai dan evakuasi korban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"