Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Pertolongan Pertama bagi petugas PLTU Pulang Pisau

Peserta pelatihan pertolongan pertama sedang mengerjakan pre-test
Mulai hari Kamis, 24 November 2016 sampai bulan Desember 2016 mendatang, PLTU Pulang Pisau bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas serta PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan pelatihan pertolongan pertama bagi para staf-nya. Pelatihan dilaksanakan di aula PLTU Pulang Pisau yang terletak di lantai 3. Pelatihan ini dibagi menjadi tiga tahap. Setiap tahap terdiri dari dua hari. Peserta pelatihan untuk setiap tahapnya adalah 10 orang. Mereka terdiri dari para pekerja yang berasal dari berbagai bagian di PLTU tersebut.

Pelatihan ini terdiri dari teori dan praktek. Untuk teori disampaikan oleh Ibu Tri Utami dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas yang menyampaikan masalah program Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Selanjutnya Bapak Jum'atil Fajar menyampaikan teori masalah Pertolongan Pertama. Pada hari Jum'at besok insya Allah akan dilanjutkan dengan praktek pertolongan pertama yang akan dilakukan oleh dr. H. Ahmad Haspiani, MMKes dibantu oleh beberapa relawan PMI Kabupaten Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"