Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Pengukuhan PMR Wira SMAN 1 Kapuas Timur

Suasana pemberian materi kepalangmerahan
Pada hari Sabtu, 17 Desember 2016 bertempat di SMAN 1 Kapuas Timur dilaksanakan kegiatan pengukuhan untuk PMR Wira. Dari laporan pembina PMR SMAN 1 Kapuas Timur, Bapak Zainal, ternyata jumlah anggota PMR di sekolah ini mencapai 57 orang. Namun karena banyak kegiatan lain yang mereka ikuti, jumlah yang hadir dalam pengukuhan ini hanya setengahnya. Selain Pak Zainal (Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan), Bapak Arlianto (Kepala Sekolah) dan Pak Yamin (anggota Korps Sukarela - KSR) juga menjadi pembina PMR di sekolah ini.

Untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan, Pak Yamin dibantu oleh Pak Putra dan para anggota PMR dari SMKN 3 Kuala Kapuas. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)