Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Studi banding RSUD Kuala Kurun ke RSUD Kapuas tentang remunerasi

Pada hari Jum'at, 16 Desember 2016 rombongan dari RSUD Kuala Kurun berkunjung ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka untuk melakukan studi banding terhadap sistem remunerasi yang diterapkan di Kapuas. Rombongan ini terdiri dari pemegang jabatan struktural dan fungsional.

Rombongan ini disambut oleh dr. H. Bawa Budi Raharja, MM selaku direktur rumah sakit. Beliau menyampaikan salah satu trik dalam pembagian jasa pelayanan adalah diberikan saat para karyawan benar-benar memerlukan jasa tersebut yaitu diakhir bulan, sehingga sekecil apapun jasa yang diterima seperti setetes air bagi orang yang kehausan, akan dihargai.

Penjelasan panjang lebar tentang sistem remunerasi rumah sakit diberikan oleh Bapak Sungkowo Basuki, ST yang merupakan ketua Tim Remunerasi. Sedangkan penjelasan mengenai pembagian jasa medik untuk pasien umum dilakukan oleh Bapak M. Juraini, selaku bendahara pengeluaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"