Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Workshop Re-registrasi STR dan Kredensial Perawat

Direktur (dr. H. Bawa Budi Raharja, MM) sedang memberikan sambutan
Pada hari Selasa, 20 Desember 2016 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dilaksanakan kegiatan Workshop Keperawatan dengan topik Re-registrasi STR dan Kredensial Perawat. Kegiatan ini dilaksanalan oleh Dewan Pengurus Komisariat PPNI RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Pembicara dalam workshop ini adalah Solestyanto, S. Kep dengan topik Re-registrasi STR, Widya Astuti, S. Kep, Ns, dengan topik Kredensial dalam keperawatan. Workshop ini diikuti oleh perawat rumah sakit dan puskesmas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)