Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Langgar Al-Inayah ber-AC

AC di tempat imam
Pak Kastalani, sebagai ketua Langgar Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. IXa, membuat terobosan dengan memasang AC di langgar Al-Inayah. Saat selesai shalat, kaum langgar Pak Ramli menyarankan agar dipasang juga AC di bagian belakang langgar sehingga langgar bisa dingin. Pak Kastalani menyampaikan bahwa pemasangan AC memperhitungkan luasnya ruangan. Untuk ruangan sebesar langgar ini diperlukan empat buah AC. Itulah sebabnya, meskipun sudah di pasang AC, kipas angin yang ada tetap dipertahankan.

Sebelum langgar ini sudah ada juga langgar lain yang memasang AC, misalnya langgar yang ada di Dinas Perindagkop & UKM, Langgar Tijaratul Khair, sejak berdirinya sudah ber-AC. Penggunaan AC menurut Pak Kastalani tidak memakan listrik terlalu banyak, karena ketika suhu sudah stabil, maka penggunaan listrik tidak lagi besar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)