Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Truk lepas ban di Basarang

Truk yang lepas bannya di Basarang
Saat melewati Basarang pada hari Minggu, 24 April 2017, sekitar pukul 07.50 WIB, admin melihat ada sebuah truk yang berhenti di tengah jalan. Truk ini miring ke bagian ban kiri belakang, yang lepas. Saat lewat, admin melihat supirnya sedang menelepon seseorang. Ketika pulang kembali melewati Basarang sekitar pukul 12.40 WIB, truk tersebut masih berada di tengah jalan, namun ban-nya sedang dalam proses perbaikan. Kendaraan yang lewat diatur oleh supir. Arah ke Banjarmasin diminta untuk lewat bahu jalan. Sedangkan untuk arah Palangka Raya, sesuai jalur. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"