Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Buka puasa di Langgar Al-Inayah

Zikir menjelang buka puasa di Langgar Al-Inayah
Buka puasa di Langgar Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. IXa berlangsung setiap bulan Ramadhan. Setiap hari ada dua keluarga yang diminta untuk menyediakan buka puasa. Setiap hari disediakan 40 paket buka puasa yang terdiri dari wadai atau makan besar.

Hari ini, 29 Mei 2017, karena ada dua keluarga yang menyediakan makan besar (nasi kotak) maka jama'ah langgar yang mengikuti masing-masing mendapatkan satu kotak untuk dimakan di langgar atau dibawa pulang. Untuk buka puasa ada kurma, wadai dan air putih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)