The Salahuddin Generation (Ep. 3): Imam Al-Ghazali dan Cetak Biru Kebangkitan Umat

Gambar
  Ada masa ketika para pemimpin Muslim silih berganti muncul—lalu satu per satu jatuh, dikhianati, atau dibunuh. Di permukaan, yang tampak hanyalah kekacauan dan kekalahan. Namun episode ini mengingatkan kita: di balik hiruk-pikuk politik dan perang, para ulama sedang meletakkan fondasi perubahan yang sering tidak dicatat sejarah. Dari perlawanan mendesak di Aleppo hingga reformasi generasi oleh Imam Al-Ghazali—di sinilah “blueprint” kebangkitan itu disusun. 1) Bagaimana Muslim Melihat Pasukan Salib: Kuat Bertempur, Tapi “Kosong” di Luar Itu Episode ini membuka dengan cara pandang Muslim pada masa itu terhadap “Franks” (pasukan salib). Mereka diakui unggul dalam keberanian dan perang , namun dalam hal lain—ilmu, kesehatan, dan tata hidup—dilukiskan sangat tertinggal. Ada kisah tentang permintaan dokter dari pihak pasukan salib karena Muslim lebih maju dalam pengobatan . Tetapi yang mengejutkan: tindakan “religius tanpa ilmu” membuat pengobatan berubah menjadi keputusan ekstrem...

Semua bermula dari kecil (tunas untuk tumbuhan)

Pohon mangga ketika masih kecil
Manusia seringkali ingin cepat. Ingin cepat berhasil, ingin cepat kaya, ingin cepat sukses. Kalau kita mau melihat di sekeliling kita maka banyak pelajaran yang bisa diambil. Sebuah pohon mangga yang besar yang menghasilkan banyak buah yang bermanfaat bagi manusia dimulai dari sebuah biji yang mengeluarkan tunas. Kemudian tunas tersebut tumbuh menjadi besar. Ini memakan waktu selama bertahun-tahun. Jadi bila kita hendak sukses maka kita harus bersabar dalam meraihnya.
Tunas baru sebuah pohon yang dahannya dipotong
Ada tumbuhan yang ketika salah satu dahannya dipotong, dia membuat tunas baru. Ini menunjukkan bahwa kita sebagai manusia jangan pernah putus asa, selalu ada jalan untuk memperbaiki kegagalan atau kesalahan yang pernah kita lakukan dalam kehidupan ini.
Batang muda dari pohon yang sudah tua
Terkadang tunas baru tumbuh dari sebuah batang pohon yang sudah sangat tua.. Ini menunjukkan perlunya regenerasi. Setiap tumbuhan ada masa hidupnya, dia perlu mempertahankan kelangsungan kehidupan generasinya dengan mengupayakan agar ada tunas-tunas muda yang tumbuh. Begitulah kehidupan manusia, mereka perlu anak untuk melanjutkan generasi manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas