Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Belajar dari Pak Ramli

Pak Ramli
Pada hari Sabtu, 24 Juni 2017 admin berkunjung ke rumah Pak Ramli di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Xa, Kuala Kapuas. Dalam kunjungan tersebut banyak hal yang kami bicarakan. Berikut ini beberapa hal yang menarik perhatian admin:

  • Saat dirawat di rumah sakit Kapuas, beliau mendapatkan pesan dari Guru Talib dan Guru Parhani untuk senantiasa menjaga shalat.
  • Beliau mendapat nasehat dari dokter spesialis penyakit dalam bila ingin sehat agar memulainya dengan menjaga kesehatan ruhani (jiwa). Banyak penyakit yang muncul dari masalah ruhani, misalnya bila ada masalah stress maka akan muncul penyakit tekanan darah tinggi.
  • Beliau menceritakan bagaimana masalah kesehatan merupakan nikmat yang tidak akan terbayar oleh manusia. Beliau menceritakan kasus orang tua anak yang beliau ajari mengaji. Bapaknya menderita tumor otak dan memerlukan uang lebih dari 210 juta untuk menjalani proses penyembuhannya. Ada juga penderita tumor otak lain yang memerlukan biaya 185 juta untuk operasinya.
  • Beliau bercerita tentang supir mobil dinas yang mengalami masalah dalam melaksanakan shalat lima waktu. Beliau membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan merujuk kepada kemudahan yang diberikan oleh agama dalam menjalankan shalat, sampai bertindak tegas dalam menegakkan shalat tersebut.
  • Beliau mengatakan bila ada orang yang menganggap remeh masalah agama, maka bagaimana kita akan mempercayainya dalam masalah dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas