The Salahuddin Generation (Ep. 3): Imam Al-Ghazali dan Cetak Biru Kebangkitan Umat

Gambar
  Ada masa ketika para pemimpin Muslim silih berganti muncul—lalu satu per satu jatuh, dikhianati, atau dibunuh. Di permukaan, yang tampak hanyalah kekacauan dan kekalahan. Namun episode ini mengingatkan kita: di balik hiruk-pikuk politik dan perang, para ulama sedang meletakkan fondasi perubahan yang sering tidak dicatat sejarah. Dari perlawanan mendesak di Aleppo hingga reformasi generasi oleh Imam Al-Ghazali—di sinilah “blueprint” kebangkitan itu disusun. 1) Bagaimana Muslim Melihat Pasukan Salib: Kuat Bertempur, Tapi “Kosong” di Luar Itu Episode ini membuka dengan cara pandang Muslim pada masa itu terhadap “Franks” (pasukan salib). Mereka diakui unggul dalam keberanian dan perang , namun dalam hal lain—ilmu, kesehatan, dan tata hidup—dilukiskan sangat tertinggal. Ada kisah tentang permintaan dokter dari pihak pasukan salib karena Muslim lebih maju dalam pengobatan . Tetapi yang mengejutkan: tindakan “religius tanpa ilmu” membuat pengobatan berubah menjadi keputusan ekstrem...

Belajar dari Pak Ramli

Pak Ramli
Pada hari Sabtu, 24 Juni 2017 admin berkunjung ke rumah Pak Ramli di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Xa, Kuala Kapuas. Dalam kunjungan tersebut banyak hal yang kami bicarakan. Berikut ini beberapa hal yang menarik perhatian admin:

  • Saat dirawat di rumah sakit Kapuas, beliau mendapatkan pesan dari Guru Talib dan Guru Parhani untuk senantiasa menjaga shalat.
  • Beliau mendapat nasehat dari dokter spesialis penyakit dalam bila ingin sehat agar memulainya dengan menjaga kesehatan ruhani (jiwa). Banyak penyakit yang muncul dari masalah ruhani, misalnya bila ada masalah stress maka akan muncul penyakit tekanan darah tinggi.
  • Beliau menceritakan bagaimana masalah kesehatan merupakan nikmat yang tidak akan terbayar oleh manusia. Beliau menceritakan kasus orang tua anak yang beliau ajari mengaji. Bapaknya menderita tumor otak dan memerlukan uang lebih dari 210 juta untuk menjalani proses penyembuhannya. Ada juga penderita tumor otak lain yang memerlukan biaya 185 juta untuk operasinya.
  • Beliau bercerita tentang supir mobil dinas yang mengalami masalah dalam melaksanakan shalat lima waktu. Beliau membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan merujuk kepada kemudahan yang diberikan oleh agama dalam menjalankan shalat, sampai bertindak tegas dalam menegakkan shalat tersebut.
  • Beliau mengatakan bila ada orang yang menganggap remeh masalah agama, maka bagaimana kita akan mempercayainya dalam masalah dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas