BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Belajar dari Pak Ramli

Pak Ramli
Pada hari Sabtu, 24 Juni 2017 admin berkunjung ke rumah Pak Ramli di Jalan Kapten Pierre Tendean Gg. Xa, Kuala Kapuas. Dalam kunjungan tersebut banyak hal yang kami bicarakan. Berikut ini beberapa hal yang menarik perhatian admin:

  • Saat dirawat di rumah sakit Kapuas, beliau mendapatkan pesan dari Guru Talib dan Guru Parhani untuk senantiasa menjaga shalat.
  • Beliau mendapat nasehat dari dokter spesialis penyakit dalam bila ingin sehat agar memulainya dengan menjaga kesehatan ruhani (jiwa). Banyak penyakit yang muncul dari masalah ruhani, misalnya bila ada masalah stress maka akan muncul penyakit tekanan darah tinggi.
  • Beliau menceritakan bagaimana masalah kesehatan merupakan nikmat yang tidak akan terbayar oleh manusia. Beliau menceritakan kasus orang tua anak yang beliau ajari mengaji. Bapaknya menderita tumor otak dan memerlukan uang lebih dari 210 juta untuk menjalani proses penyembuhannya. Ada juga penderita tumor otak lain yang memerlukan biaya 185 juta untuk operasinya.
  • Beliau bercerita tentang supir mobil dinas yang mengalami masalah dalam melaksanakan shalat lima waktu. Beliau membantu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan merujuk kepada kemudahan yang diberikan oleh agama dalam menjalankan shalat, sampai bertindak tegas dalam menegakkan shalat tersebut.
  • Beliau mengatakan bila ada orang yang menganggap remeh masalah agama, maka bagaimana kita akan mempercayainya dalam masalah dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)