Muhammadiyah Kapuas Nyatakan Dukungan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria

Gambar
  Kuala Kapuas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang dilaksanakan di Hotel Fovere Kapuas. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Kapuas melalui Lazismu menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Lazismu bersama MPKU dan MDMC. Ketua Lazismu Kapuas menjelaskan bahwa Lazismu memiliki enam pilar program utama, salah satunya adalah Pilar Kesehatan. Melalui pilar ini, Lazismu secara rutin melaksanakan ke...

Jangan takut mengoperasi benjolan di payudara

Para wanita umumnya sudah mengetahui mengenai "Sadari" (Periksa payudara sendiri). Mereka diajarkan bagaimana cara memeriksa ada tidaknya benjolan yang ada di payudara. Bila ada benjolan maka mereka disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara oleh tenaga klinis. Untuk mereka yang berada di Kuala Kapuas sebaiknya langsung minta rujukan ke rumah sakit agar bisa diperiksa oleh dokter bedah.

Setelah diperiksa oleh dokter bedah dan dicurigai benjolan tersebut adalah tumor, maka dokter bedah akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsi (FNAB) yaitu pemeriksaan dengan menggunaan jarum halus yang ditusukkan ke lokasi benjolan tersebut untuk mengambil jaringannya dan memeriksanya dibawah mikroskop. Pemeriksaan FNAB dilakukan oleh spesialis patologi anatomi. Pemeriksaan ini harus dilakukan di Banjarmasin.

Bila hasil FNAB menunjukkan bahwa tumor tersebut adalah tumor jinak, maka dokter spesialis bedah akan menyarankan agar tumor tersebut diangkat mengingat keberadaan tumor jinak, juga merupakan salah satu faktor predisposisi untuk tumor ganas (kanker payudara).

Operasi pengangkatan tumor jinak bukanlah prosedur yang "mengerikan". Dokter spesialis anestesi dapat melakukan Total Intravenous Anaesthesia (TIVA) yaitu pembiusan yang digunakan bagi pasien yang dirawat cukup satu malam saja atau datang pagi pulang sore. Jadi dengan metode pembiusan ini, pasien pagi hari dioperasi, sekitar 4 jam setelah operasi sudah bisa pulang.

Tumor yang diangkat dengan operasi tersebut akan diperiksa kembali jaringannya ke spesialis patologi anatomi untuk memastikan ada tidaknya keganasan pada tumor tersebut. Hasil pemeriksaan ini bisa diperoleh sekitar 2-3 minggu kemudian. Pemeriksaan dilakukan di Banjarmasin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)