Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Jangan takut mengoperasi benjolan di payudara

Para wanita umumnya sudah mengetahui mengenai "Sadari" (Periksa payudara sendiri). Mereka diajarkan bagaimana cara memeriksa ada tidaknya benjolan yang ada di payudara. Bila ada benjolan maka mereka disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara oleh tenaga klinis. Untuk mereka yang berada di Kuala Kapuas sebaiknya langsung minta rujukan ke rumah sakit agar bisa diperiksa oleh dokter bedah.

Setelah diperiksa oleh dokter bedah dan dicurigai benjolan tersebut adalah tumor, maka dokter bedah akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsi (FNAB) yaitu pemeriksaan dengan menggunaan jarum halus yang ditusukkan ke lokasi benjolan tersebut untuk mengambil jaringannya dan memeriksanya dibawah mikroskop. Pemeriksaan FNAB dilakukan oleh spesialis patologi anatomi. Pemeriksaan ini harus dilakukan di Banjarmasin.

Bila hasil FNAB menunjukkan bahwa tumor tersebut adalah tumor jinak, maka dokter spesialis bedah akan menyarankan agar tumor tersebut diangkat mengingat keberadaan tumor jinak, juga merupakan salah satu faktor predisposisi untuk tumor ganas (kanker payudara).

Operasi pengangkatan tumor jinak bukanlah prosedur yang "mengerikan". Dokter spesialis anestesi dapat melakukan Total Intravenous Anaesthesia (TIVA) yaitu pembiusan yang digunakan bagi pasien yang dirawat cukup satu malam saja atau datang pagi pulang sore. Jadi dengan metode pembiusan ini, pasien pagi hari dioperasi, sekitar 4 jam setelah operasi sudah bisa pulang.

Tumor yang diangkat dengan operasi tersebut akan diperiksa kembali jaringannya ke spesialis patologi anatomi untuk memastikan ada tidaknya keganasan pada tumor tersebut. Hasil pemeriksaan ini bisa diperoleh sekitar 2-3 minggu kemudian. Pemeriksaan dilakukan di Banjarmasin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas